Lomba Menyongsong Bulan Bahasa
SMP Negeri 3 Babat dalam upaya menggalakkan minat baca dan tulis, menggelar 3 jenis lomba. Lomba dimaksud adalah dalam rangka menyambut bulan bahasa, Nopember 2008. Adapun lomba yang ditawarkan kepada murid-murid itu adalah : Baca Cerpen, Mendongeng dan Menulis Resume.
Drs. MA Shobri dalam sambutan pembukaannya mengarahkan agar anak-anak sering mengunjungi perpustakaan dan baca-baca buku. “Manfaatkanlah perpustakaan dengan maksimal” kata orang nomor satu di SMP 3 dalam petuahnya.
Kegiatan yang dipandegani oleh Ibu Dra Sutatik itu memang sangat meriah sekali. Acara yang dikaitkan dengan pengembangan diri itu diikuti oleh 37 peserta dari berbagai kelas. Ketua panitia, Sutatik menghimbau dengan lomba ini agar anak-anak gemar membaca dan sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme lewat membaca.

Peserta Lomba Dalam Menyongsong Bulan Bahasa Bergambar Bersama Kepala Sekolah dan Dewan Juri
Dewan juri diambil dari tenaga-tenaga professional. Lomba bidang mendongeng dijaga oleh Bpk Agus Imam & Bpk Roni Firdaus. Penilai cerpen dipercayakan kepada Ibu Hj Siti Musyarofah & Ibu Kasiyati. Sedangkan lomba menulis resume, dibesuti Bpk AF Mosah & Ibu Sutatik.
Perolehan Juaranya adalah sbb :
A. Lomba Mendongeng : Juara I Rizal Setiawan (7-C)
Juara II Eva Kurniawati (7-E)
Juara III Noer Rika Evitasari (7-D)
B. Lomba Baca Cerpen : Juara I Faradiva Racmania Zahra (8-A)
Juara II Yohan Budi Lestari (8-B)
Juara III Eka Oktaviani (8-E)
C. Lomba Menulis Resume : Juara I Syarifudin Nurdiansyah (9-D)
Juara II Fuad Hasan (9-A)
Juara III Winanty (9-C)
Masing-masing juara mendapat penghargaan dari Kepala Sekolah. Untuk Juara I sebesar Rp 100.000. Juara II mendapat uang Rp 75.000. Juara III diberi pendorong semanagat/motivasi Rp 50.000.
“Saya senang, gembira bisa menjadi juara pada even ini dan uangnya saya gunakan untuk keperluan sedang sisanya saya tabungkan” tutur cewek tamatan SDN III Kab. Karawang – Jabar. “Termasuk orangtuaku turut bahagia dengan kemenanganku” tambah dara manis yang kini berdomisili di Gilang Gang I itu. = = =(AFMOS)
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Hari Guru Itu Betul-betul Milik Guru, :
Petugas UPACARA Juga Guru
Menyambut Hari Guru Nasional Tahun 2008, jatuh pada hari Selasa Pahing 25 Nopember. Di sektor SMP 3 Babat yang bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bapak Kepala Sekolah, Drs. M.A. SHOBRI H.P. Tahun ini tema yang diangkat dalam memperingati Hari Guru adalah : “GURU YANG PROFESIONAL, BERMARTABAT, SEJAHTERA DAN TERLINDUNGI, MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERMUTU”
Naskah sambutan Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo yang dibacakan kepala sekolah, mengisyaratkan bahwa guru itu sangat urgen. “Tidak ada guru, berarti tidak ada pendidikan. Hanya dengan sentuhan guru profesiopnal yang bermartabat, terlindungi dan sejahtera anak-anak bangsa akan menerima pembeklajaran yang mendidik dan bermutu” demikian kata Mendiknas dalam sambutan tertulisnya.
Selanjutnya dikatkan : “Peringatn Hari Guru Nasionala Tahun 2008 kali ini memiliki makna penting karena pemerintah telaj secara sungguh-sungguh berupaya menghadirkan gruru profesiobnal dengan meningkatkan kualifikasi, komptensi, kesejahteraan dan melindungi bagi guru sebagai implikasi UU No 14 2005 Tentang Guru dan Dosen”.
Karena Hari Guru adalah milik guru, maka semua petugas upacara juga guru. Pembawa Acara : Hj. Siti Musyarofah. Ajudan : Adik Wahyu Budi Widoyoto. Pembaca Teks UUD 1945 : Agus Imam. Dirigen (Konduktor) : Dwi Rachmawati. Komandan Upcara : A.F. Mosah. Pembaca Do’a : Moh. Roni Firdaus, S.Ag.
“Ini semua sekaligus sebagai pembelajaran dan proyek percontohan bagi murid, agar mencontoh kesigapan petugas” demikian kata sebagian guru setelah selesai upacara, ketika ditemui Arsega
Setelah Upacara Haru Guru keluarga besar SMP Negeri 3 Babat menggelar Tasyakuran Dadakan. Kalau biasanya Ulang Tahun dengan kue tart dan tumpengan, kini diganti dengan SGB (Sego Bungkusan). Itupun dengan BDD (Biaya Dewe-Dewe) alias urunan. (Reporter : Ayahe Imel)

Inspektur Upacara, Kepala Sekolah SHOBRI HP
Didampingi Ajudan Bpk A. WAHYU BUDI WIDOYOTO

Bpk AGUS IMAM Sebagai Pembaca
Naskah Pembukaan UUD 1945

Pak Roni Sebagai Pembaca Do’a dan Bu Siti
Sebagai Pembawa Acara
SEGENAP DEWAN REDAKSI ARSEGA MENGUCAPKAN
SELAMAT HARI GURU NASIONAL.
SEMOGA NASIB GURU LEBIH BAIK DAN LEBIH LAYAK
(25 Nopember 2008)
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
LDKMS Ajang Penggemblengan Calon Pemimpin Yang Handal
SAFARI CAMP = JELAJAH DARI DESA KE DESA
Osis SMP Negeri 3 Babat menggelar pembekalan bagi calon pemimpin. Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan dan Menejemen Siswa (LDKMS) itu dilaksanakan mulai tanggal 17 s.d 27 Desember 2008. Adapun teknik penyajiannya antara lain : sebagian materi disajikan di lingkungan sekolah dan sebagian yang lain dalam bentuk SAFARI CAMP.
Drs. M.A. Shobri HP Kepala Sekolah, dalam sambutan arahannya antara lain menuturkan bahwa peserta LDKMS ini tidak sama dengan murid-murid yang lain. “Anak-anak yang terpilih ini harus bisa dijadikan teladan bagi yang lain” pesan Pak Shobri dihadapan 60 anak Osis, MPK dan Dewan Redaksi.
Di bagian akhir pada upacara itu, M.A Shobri mengingatkan : “Sebagai calon pemimpin yang baik tidak layak mencabuti tanaman yang baru saja kita tancapkan. Jangan membiarkan teman-temanmu merusak taman atau mengotori lingkungan. Dalam waktu satu tahun, SMP 3 Babat akan menjadi sekolah paling bersih”.
Selanjutnya Pak Shobri megajak peserta bersemangata dengan menriakkan yel-yel : “SMP 3 BABAT, YES….!! NARKOBA, NO…!! KEBERSIHAN, YES…..!!, PENGHIJAUAN…..YES……!!, PERUSAKAN,…..NO…..!!!
Materi pembekalan kali cukup menarik, karena para penyaji mengemasnya dalam media laptop. Seperti Pak Kacung BS misalnya sejak pagi sudah berkutat dengan laser CD-nya beserta perangkat keras dan lunaknya agar sore hari itu dapat dinikmati peserta. Awal materi yang bertajuk Urgensi Pendidikan Masa Depan itu, peserta disuguhi test psychology yang membutuhkan waktu hanya 3 menit. Tapi anak-anak menjadi puyeng lantaran tidak mencermati petunjuk pengisian. “Padahal kalian hanya diminta membaca dan menulis nama saja” kata penyaji, Kacung BS yang membawa layar tancap itu.
Secara keseluruhan, materi kali ini cukup mantap. Ada bidang UKS dengan materi Menuju Sekolah Sehat oleh Helmi Setiawan. Penanggulangan Narkoba & Kenakalan Remaja oleh Adik Wahyu Budi Widoyoto. Bidang Kejurnalistikan disajikan oleh pakar pemberitaan di mass media, Dwiyono, S.Pd. Terkait dengan Kepemimpinan/Leadhership & Keosisan disampaikan oleh Moh. Roni Firdaus. Guna menyempurnakan dan memperbaiki akhlaq, diberikan materi Etika Moral Dalam Kehidupan yang dipercayakan kepada Ustadz Mulyo Wardoyo.
A.F. Mosah selaku ketua panitia yang membidangi kesiswaan berjanji akan memanjakan peserta dengan tidak dipungut biaya serupiahpun, tuturnya kepada Majalah Arsega = = = =(A.Wahyu BW)


Acara pembukaan LDKMS yang di buka langsung oleh Bpk Kepala Sekolah
= = = = = = = = = = = = = = = = = = == = = =
SMP NEGERI 3 BABAT MENANAM LEBIH DARI 100 JUTA POHON
Jika Presiden SBY (Susilo Bambang Yudoyono) mencanangkan dan mencanangkan program Penanaman Seratus Juta Pohon, maka SMP Negeri 3 Babat lebih dari seratus juta. Bisa jadi lebih dari 100 juta. Bahkan mungkin jumlahnya semilyar tanaman yang ditanam oleh warga SMP 3. “Kalau nggak percaya silahkan dihitung sendiri berapa batang rumput yang kita tandur. ” ujar Ahmad Fanani Mosah, Urusan Kesiswaan di hadapan sejumlah murid dan guru selepas upacara bendera beberapa Senin yang lalu.



Acara penghijauan di SMP N 3 Babat
Memang kenyataan di lapngan demikian. Dan ini diawali dengan belanja rumpu hias (jenis gajah mini dan golf) di desa Wanar, sebgai pusat rerumputan dan tanaman hias. Bapak Urip Arga dan Pak Wahyu yang hampir saban sore hingga larut malam menunggu proses pengurukan tanah dan pengiriman tanaman hias di sekolah.
Hal ini sejalan dengan program penghjauan, yang disinyalir hampir pudar. Oleh karenanya pada hari Sabtu 29 Nopember 2008 seluruh warga SMP 3 Babat kerjabakti membersihkan lingkungan sekitar dan melaksanakan reboisasi (penghijauan kembali terhadap taman-taman yang gersang).
Menurut Bapak Mulyo Wardoyo yang ditemui Reporter Arsega, Rizal Setiawan) menuturkan bahwa, dengan pelaksanaan program penanaman 100 juta pohon ini diharapkan agar SMP 3 mempunyai udara yang segar lebih indah, lebih asri sepanjang hari. Senada juga dengan apa yang disampaikan oleh Bu Pipit : “Supaya mata kita segar apabila melihat tanaman & pemandangan yang hijau di depan kelas kita masing-masing”
Terkait dengan adanya flora dan fauna di Indoensia, memang Negara kita sangat kaya sekali akan hasil alam. Namun apabila disalahgunakan, tentu akan menimbulkan bahaya yang mengancam negeri ini. Diantaranya adalah banjir, polusi udara semakin meningkat karena tidak ada filter yang menyaringnya.
Semoga warga SMP 3 dapat merawatnya serta menjaga kelestarian taman, sebagai paru-parunya halaman. Untuk melalui tulisan reportase ini kami menghimbau : AYO ………!!! KITA WUJUDKAN SMP 3 BABAT MENJADI LEMBAGA PENDIDIKAN YANG INDAH……. BERSIH….. DENGAN UDARA YANG SEGAR……..!!!! (Reporter : Rizal Setiawan 7-C)
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Kunjungan Pengawas Dikmenumjur Prop. Jatim
Di SMP Negeri 3 Babat
“BAGUS, SEPERTI HOTEL”
Koordinator Pengawas Dikmenumjur (Pendidikan Menengah Kejuruan) Pendidikan Nasional Prop Jatim, Drs. Imanuel Roem Hatta untuk wilayah Lamongan berkunjung ke SMP Negeri 3 Babat. Kunjungan yang tak terduga sebelumnya itu merupakan kunjungan yang pertamakalinya bagi Kepala Sekolah, Bpk Shobri semenjak memimpin SMP 3 Babat.
Dalam pembinaannya Pak Roem (demikian panggilannya) berpesan agar selalu berhati-hati dalam mengelola lembaga yang beranjak menuju perbaikan ini. Pak Roem yang dikawal oleg Pak Gendut dan Pak Shobri ketika berkeliling menyusuri teras-teras kelas, sempat mengamati bangunan torn (tendon/menara air) yang begitu gagah. “Persisi seperti milik hotel berbintang” demikian kata Pak Roem.
Menyoal bangunan multi media yang dalam proses penggarapan itu, Pengawas yang dating seorang diri ini memuji team panitia. Sebab melihat kondisi bangunannya sangat ideal dan sangat kuat sekali. “Untuk itu hendaknya tetap waspada dan hati-hati serta dijaga kelestariannya”, pesannya sambil mengamati bangunan multi media dan laboratorium itu.
Setelah keliling sejenak bersama team Redakasi ASEGA, tamu agung itu lalu mohon diri untuk melanjutkan lawatan dinasnya ke berbagai sekolah menengah umum di daerah pedesaan.- - - -(daktur)

jjkjjj
Bpk Kepala Sekolah, Drs. M.A Shobri dan Pengawas Binaan, Drs. Roem Hatta sedang berkeliling sekolah melihat suasana.
= = = = = = = = = = = = = = = = =
Dari Lomba Karya Ilmiah Remaja :
SMP NEGERI 3 BABAT SABET PREDIKAT “THE BEST TEN”
Ini lantaran kegigihan para Pembina dan kesungguhan peserta, sehingga duta SMP 3 Babat tidak mau kalah dengan lembaga pendidikan yang lain. Tiga utusan dari sekolah yang bermarkas di Gembong itu adalah Fierda Kurnia Aditama, Fuad Hasan dan Winanty, yang berjuang di bidang KIR (Karya Ilmiah Remaja) di Kabupaten Lamongan. Dengan mengangkat tema yang bertajuk : “FENOMENA PENYEBAB SISWA SMP NEGERI 3 BABAT MEROKOK“ . Atas pembimbingan dari Pak Wahyu dan Bu Pipit, rombongan bermobil mewah yang didriveri Kak Helmi itu hingga sore baru tampil. Sampai di rumah menjelang maghrib.
Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dan meningkatkan motivasi serta menyaluirkan krativitas siswa di bidang ilmu pengetahuan, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menyelenggarakan lomba karya ilmiah remaja tingkat SMP tahun 2008. Adapun ketentuan lomba diatur sbb :
A. Bidang Lomba :
1. IPSK (Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan)
2. IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
3. IPT (Ilmu Pengetahuan Teknik)
B. Naskah paling lambat diterima panitia tanggal 6 Nopember 2008.
C. Babak penyisihan tanggal 18 - 21 Nop 2008.
D. Babak final tanggal 22 Nop 2998.
Wajib diikuti oleh lembaga sekolah negeri./swasta se kab. Lamongan. SMP Negeri 3 Babat mengikuti lomba KIR dengan pembimbing Bpk Adik Wahyu Budi Widoyoto dan Ibu Pipit Mahatmi. Proses pembinaan dan pembimbingan yang dilakoni lebih dari 2 bulan dengan latihan penampilan anak 3 kali.
Peserta yang dipercaya mengukir nama harum SMP 3 Babat adalah Fierda Kurnia Aditama, Fuad Hasan dan Winanty yang telah mengadakan penelitian dan wawancara kepada responden.
Pada tanggal 10 – 18 Oktober 2008 angket disebarkan kepada responden (dalam hal ini adalah murid SMP Negeri 3 Babat sendiri). Dalam kurun waktu yang bersamaan membagi kuesioner itu langsung digencarkan pencarian data dengan wawancara/interview kepada nara sumber berita. Sedangan pengolahan data digarap bareng-bareng pada tanggal 15-18 Oktober 2008.
Di tengah-tengah pembagian angket, salah seorang Pembina KIR, Adik Wahyu Budi Widoyoto menuturkan kepada Arsega : “Untuk tahun ini kita akan mengikuti lomba KIR di bidang IPSK dengan judul Fenomena Penyebab Siswa SMP Negeri 3 Babat Merokok”. Kata Pak Wahyu pula : “Diam-diam murid kit banyak yang merokok, lho !”
Tepat pada tanggal 20 Nop 2008 di SMP 2 Lamongan itu duta-duta SMP 3 Babat tampil memukau dalam babak penyisihan. Ternyata pada hari Kamis Pahing itu tiga bocah asal seputaran desa Gembong mampu menyisihkan 15 kelompok IPSK dari lembaga sekolah negeri/swasta.
Acara penampilan pertama dimulai jam 07.00 sampai berakhir jam 16.00. Kebetulan SMP 3 mendapat undian tampil jam terakhir (4 sore) yang disaksikan langsung oleh Bapak MU’AD, M.Pd selaku Kepala Dikmenumjur (Pendidikan Menengah Umum & Kejuruan)
Menurut Fuad Hasan dkk bahwa kebiasaan merokok dilakukan siswa SMP Negeri 3 Babat adalah 36,87 % terdiri dari 5 perempuan (2,12 % ) dan 82 laki-laki (34,75 %). Sampel yang dibuat penelitian adalah kelas 7 D, 7 E, 8 A, 9 A dan 9 B total jumlah 236 anak.
Penuturan Firda Kurnia Aditama mengungkapkan bahwa kebiasaan merokok biasanya dilakukan oleh orang dewasa. “Namun kenyataannya kini mengalami pergeseran, banyak anak-anak di bawah umur sudah mulai merokok” lanjut Firda yang tinggi semampai itu.
Bahkan didapati hasil penelitian 6,36 % anak-anak coba-coba merokok. 10,59 % belajar sendiri. 6,78 % dari teman. Dan merokok dengan maksud rasa ingin tahu 5,93 %. Demikian sebagian presentasi dari Fuad Hasan, Fierda dan Winanty yang ditampilkan dengan penuh semangat, mantap dan percaya diri di hadapan dewan juri Nur Hadi.
Hari Jumat tanggal 21 Nop 2008 jam 20.20 malam, Bapak Shobri menghubungi Pak Wahyu dan Bu Pipit selaku Pembina KIR, lewat sinyal ponsel itu kepala sekolah mengkabarkan bahwa SMP Negeri 3 Babat mendapat THE BEST TEN (10 Terbaik). Alhamdulillah.
Bersama team Arsega, Bapak Suyono Widang malam itu juga harus meluncur dengan kecepatan tinggi menghubungi Fierda dkk di rumahnya masing-masing (seputaran wilayah Gembong). Namun apa yang ditemui, ternyata kebanyakan anak-anak itu sudah tidur lelap, karena hari sduah larut malam. Tujuannya agar mereka bisa mempersiapkan diri untuk tampil lebih baik lagi esok harinya.
Betul, pagi harinya jam 06.00 peserta harus latihan lagi dan merevisi makalahnya dengan POWER POINT yang dibimbing langsung oleh Ibu Pipit Mahatmi.
Babak final kelompok IPSK, IPA dan IPT masing-masing 2 X 10 kelompok, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Bapak Drs. H.Mustofa Nur, MM.
Mustofa Nur merasa bangga karena Lamongan punya peneliti-peneliti muda yang sukses di tingkat nasional di Jakarta. “LKIR Lamongan sering mendapat juara tingkat nasional” ujar Mustofa Nur.
Pada babak final itu, Fierda dkk tampil di undian pertama. Meskipun presentasi pertama itu ada masalah yaitu : Laptop milik panitia ngadat. Namun dengan cepat dan tanggap serta sigap dapay diganti milik Bu Pipit. “Dalam penampilan kali ini cukup bagus” kata Pak Wahyu ketika ditanya wartawan Arsega
Selengkapnya perolehan hasil Lomba KIR 2008 adalah sbb:
A. Kelompok IPA : 1. SMP Negeri 1 Kedungpring
2. SMP Negeri 2 Lamongan
3. SMP Negeri 2 Lamongan
B. Kelompok IPSK : 1. SMP Negeri 2 Lamongan
2. SMP Negeri 1 Lamongan
3. SMP Negeri 1 Sukodadi
C. Kelompok IPT : 1. SMP Negeri 1 Lamongan
2. SMP Negeri 1 Pucuk
3. SMP Negeri 3 Mantup
SMP Negeri 3 Babat sabar dulu !!!. Demikian SMS dari kepala sekolah Sobri H.P, yang ditujukan kepada Pak Wahyu 23/11/2008, 15.43 Wib. = = = = (Reporter : Ayahe Imel) = = = =

Peserta LOMBA KIR SMP 3 BABAT sedang mempresentasikan makalahnya di depan dewan juri di Kab. Lamongan
0 komentar:
Posting Komentar