Halaman

Minggu, 10 April 2011

Rubrik S O L O (SOsiaLisasi Opini)


NARKOBA  ANTARA SURGA DAN NERAKA
Oleh : Ismuhadi Pelang *)

Di jaman yang maju ini tingkat kehidupan dan pergaulan yang semakin extrims. Dan sudah jauh sekali meninggalkan norma agama.  Di kalangan  semua orang pasti tau apa yang dimaksud narkoba, mungkin hanya istilah atau hanya mendengar kata –kata narkoba dari berbagai sumber tapi pernahkah dia merasakan, memakai, menikmati bahkan sampai berlebihan atau dalam istilah kerennya disebut KECANDUAN.
Mungkin semua orang pernah bahkan ada yang tidak bisa lepas dari ketergantungan pada minuman keras  atau narkoba tapi dia sadar akan apa arti yang penting dia dalam  menggunakan narkoba itu atau minuman keras,.
Ada kisah menarik dari seorang yang lugu, agamis dan taat beribadah, tapi dia sengaja atau tidak sengaja dia berangkat ke suatu tempat dengan alasan untuk menambah wawasan atau pengetahuan yang mungkin dia belum kenal sebelumnya.  Secara tidak kebetulan dia bergaul dengan berbagai macam karakter orang dan salah satunya adalah para pengguna narkoba kalangan elit. Sebut saja ada pengacara,TNI, pengusaha dan dia secara sengaja ikut dalam kehidupan mereka.
Jangan heran bahwa di kalangan elit tersebut, banyak sekali yang sudah kena racun narkoba apalagi di kalangan pelajar dari tingkat SMP sampai PERGURUAN TINGGI. Dari hari ke hari dia hanya menggunakan mungkin sejenis pil extasi yang berlanjut dengan dunia malam/diskotik atau yang lebih ngetrend adalah DUGEM yang dikelilingi oleh banyak wanita cantik.
Itu dilakukan dari hari ke hari dengan sangat enjoy dan happy karena dari penghasilan sampai penggunaan narkoba semua sangat tercukupi dan penggunaan narkoba pun sekarang lebih meningkat lagi dari kadar paling rendah hingga tinghkat yang paling membahaykan (sebut saja ada sabu-sabu, putau, heroin). Semua itu jadi makanan setiap hari sampai dia pernah mengucapkan kata yang dinamakan SURGA DUNIA. Karena begitu enaknya kehidupannya sehingga hal ia  itu dilakukan hampir  4 tahun lamanya.
 Setelah semua itu dilakukan akhirnya masalah demi masalah timbul menggerogoti kehidupannya. Tak lain karena faktor dari narkoba. Pekerjaan sudah tidak stabil. Ia sering sakau (kecanduan berlebihan) dan alam berfikirnya sudah tidak terkontrol lagi, akhirnya dia benar–benar hancur semuanya. Seolah orang itu sudah tidak ada gairah  hidup lagi dan semua itu karena narkoba yang sangat jahat terhadap jiwa, raga manusia. Kondisi inilah  yang dinamakan NERAKA DUNIA.
 Setelah semua itu terjadi akhirnya dia harus dipaksa untuk mundur dari dunia hitam bin gelap itu kemudian  dia harus masuk di rehabilitasi narkoba.
Dengan sepenggal cerita di atas maka kita yang sadar sekali terhadap kehidupan, maka  yang sangat penting adalah pengguna narkoba pasti akan menddapat hukuman baik di dunia yang secara langsung (dia dapatkan dari fihak yang berwajib). Atau dari kehidupannya sendiri yang tidak karuan.
Dan yang lebih penting lagi bagi kita adalah siap-siap untuk meniti kehiudpan di akhirat nanti : dengan harapan semoga kita terhindar dari hal-hal yang membikin dosa. = = = (Ditulis oleh Mr   121, Penulis Adalah Petugas Laboran Yang Berpengalaman Bekerja Di Jakarta) = = =

= = = = = =  = = = = = = = =

Opini Menyambut Hari Ibu
KERAMAT YANG PALING AMPUH DI DUNIA
Oleh : Rizal Setiawan 7-C

Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya  menyinarii dunia

Itulah sepenggal syair yang mengisahkan betapa besar perhatian ibu kepada anaknya. Ibu adalah sosok wanita yang amat peduli kepada anak-anaknya. Betapa tidak ! mulai anak dalam kandungan sudah harus diselamatakan. Jangan sampai keguguran. Dan ini tersimpan rapi selama kurang lebih 9 bulan lamanya. Kian hari kian berat terasa badan dan kian lemas saja menanggung beban derita demi anak.
Aktifitas apa saja seolah harus ditinggalkan. Makan tidak enak. Tidur tidak nyenyak. Jika berjalan bagaikan pemain drumband. Mau tidur mlumah kayak gunung. Mau tidur tengkurap perish timbangan. Mau tidur miring dikira tanda tanya ( “?” ).
Ketika menjelang kelahiran putra/putri kinasihnya adalah nyawa taruhannya. Sakitnya bukan kepalang. Darah selalu berceceran. Biaya perawatan untuk bidan semakin edan. Mau panggil dukun, sudah tidak laku lagi.
Maka setiap saat selesai sholat Ibu dan Bapak senantiasa berdo’a : Robbana hablana min azwajina wadzurriyatina qurrota a’yunina waj’alna lillmuttaqina imama
Dengan ini pula (lewat kasih sayang seorang ibu) anak tidak berontak tapi kalau sudah tidak ada perhatian lagi, maka kiamat mini akan terjadi. Itulah betapa ampuhnya do’a restu orangtua dan betapa ganasnya kutukannya.
Sabda Nabi : Ridlolloh fi ridlol walidaini, wa shuhtullohi fi shuhtil walidaini (Ridlonya gusti Alloh terletak pada ridlonya kedua orangtua dan murkanya Alloh terletap pada murkanya kedua orangtua). = = = =

0 komentar:

Posting Komentar